Jenis ikan yang digunakan untuk bahan baku pembuatan ikan asin antara lain jambal, layur, kuniran, semenit, bentong, pari dan sebagainya. Tinggi rendahnya harga bahan baku utama ikan sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga ikan segar.

Penerimaan yang diterima oleh produsen ikan asin adalah perkalian antara jumlah produksi ikan asin yang dihasilkan dengan harga ikan asin. Jika rata-rata jumlah produksi per jenis ikan asin dalam satu bulan 7.386,55 kg dan harga rata-rata per jenis ikan Rp 19.909,09 maka rata-rata jumlah penerimaan dari hasil penjualan ikan asin per bulan Rp 33.216.666,67.
Dari analisa nilai efisiensi diperoleh angka 1,71 ini menunjukkan bahwa usaha pengolahan ikan asin layak investasi karena nilai efisiensinya lebih dari satu.
